Jakarta 1960-an Kenangan Semasa Mahasiswa

0
276

Setelah sukses dengan Jakarta 1950-an , melalui buku ini Firman Lubis kembali mengisahkan kesaksiannya ihwal Jakarta 1960-an. Ia menyajikan kondisi dan komposisi penduduk yang semakin beragam dengan rasisme yang muncul juga oleh penduduk miskin ras kulit putih. Termasuk suasana lalulintas Dan alat Transportasi lama maupun Yang baru, perubahan Fisik kota Oleh masifnya pembangunan jalan, gedung Dan monumen Serta perubahan gaya Hidup remaja also Orang Tua kota gede Jakarta. Ia juga membeberkan kisah-kisah revolusi dan antineokolonialis serta intrik-aksi politik Demokrasi Terpisahkan yang berakhir dengan G30S 1965.

Testimoni

Sebagai sebuah buku nostalgia, karangan Prof Firman Lubis; guru, senior, sekaligus kawan saya, ini sangat menarik. Firman menyampaikannya dengan lugas dan mengalir sesuai ingatannya di masa itu. Tidak ada kecenderungan untuk buku-buku sejarah, sampai saat ini diproduksi. Firman bercerita tentang istilah orde lama dan orde baru, pergolakan Irian Barat hingga Malaysia, juga tentang FKUI; almamaternya, mulai dari masa perpeloncoan sampai gaya hidup mahasiswa.

Gambar-gambar yang masuk membuat pembaca sedikit banyak menggunakan berimajinasi tentang apa yang diceritakan di dalam buku ini. Jika harus menyebutkan kekurangannya, itu pasti terletak pada fakta-fakta yang tidak mampu mengungkapkan detilnya secara mendalam. Isi isi buku ini adalah ingatan Firman-yang oleh individu, lebih cocok disebut sebagai buku nostalgia dibandingkan buku sejarah.

Hebat, Prof! Kawan-kawan saya bilang, saya harus bisa seperti Anda. – Ahmad, goodreads.com

 

kunjungi Jakarta 1960-An: Kenangan Semasa Mahasiswa