Komik Humor dan Komik Roman Remaja Jakarta 1970-an

0
171
Komik-Komik Roman Remaja

Selain komik silat, super hero di Jakarta pada 1970-an juga kebanjiran komik jenis roman remaja dan drama keluarga. Termasuk juga komik humor.

Pada periode pertengahan 1970-an, muncul komik jenis roman remaja dan drama keluarga. Komik ini banyak penggemarnya.

Komikus terkenal Indonesia yang membuat komik jenis ini adalah Jan Mintaraga, dengan karyanya, antara lain Sesudah Badai Reda (1967–1968), Sebuah Noda Hitam, Rumah Djahanam, Myra, dan Tangga (1968–1972). Komikus lain yang membuat komik jenis ini antara lain Zaldy (Setitik air mata buat Peter, 1971) dan Sim (Topaz, 1970).

Baca Juga:

  1. Komik Super Hero Indonesia
  2. Riwayat Komik Silat 
  3. Bacaan Porno 1950 sampai 1970-an

Komik karya Jan Mintaraga ini kemudian laku keras di pasaran. Apalagi pengarangnya menampilkan tokoh komik yang kemudian menjadi idola remaja pada masa itu. Tokoh yang ditampilkan oleh Jan Mintaraga adalah seorang pemuda yang selalu mengenakan celana blue jeans, jaket, bersepatu kets, terkadang mengendarai sepeda motor dan bersikap acuh tak acuh terhadap teman wanitanya.

Artikel dikutip dari buku Zeffry Alkatiri, Pasar Gambir, Es Shanghai, dan Komik Cina, hlm. 81-82

Boleh dikatakan Jan Mintaraga termasuk komikus yang produktif dan memimimpin di genre komik roman remaja dan drama keluarga ini. Selain itu, terkenal pula jenis komik lain yang berkembang pada periode ini adalah komik dagelan atau humor.

Komi­kus Indri Sudono mengangkat tokoh dagelan Petruk Gareng ke alam modern. Ia membuat puluhan serial dagelan Petruk Gareng dengan berbagai judul, antara lain Serial Dagelan Petruk Gareng dan Serial Dagelan Keluarga Miring.

Komikus lain yang juga membuat dagelan model ini adalah Soponyono (Serial Dagelan Keluarga Semar). Komik jenis ini juga banyak mengisi kolom berbagai majalah hiburan dan menampilkan beberapa tokohnya yang terkenal, seperti James John Dektektif Carton (Johni Hidayat, Vista dan Stop), Mat Pilun (Delsy Syamsumar, Tjaraka), serta Mat Sint­ing dan Djaul Top (Napih, Vista).

Selain menggarap Put On, pada 1970-an, Kho Wan Gie dengan memakai nama samaran Sopoiku melahirkan beberapa serial tokoh humor lain, yaitu Nona A Go-Go, Djali Tokcher, Lemot dan Obud serta Tokoh Agen Rahasia 013 (Bolong Djilu).


Dikutip dengan seizin penerbit Masup Jakarta dari buku Zeffry Alkatiri, Pasar Gambir, Es Shanghai, dan Komik Cina, hlm. 81-82. Bukunya tersedia di TokopediaBukaLapakShopee  atau kontak langsung ke WA 081385430505

LEAVE A REPLY