Komik Super Hero Indonesia

0
1000
Komik superhero, serial godam karya Wid NS

Komik super hero  dibuat oleh sekitar 15 komikus Indonesia. Mereka menampilkan berbagai tokoh idola pahlawan­nya. Sering terjadi, tokoh-tokoh itu dikumpulkan dalam satu buku untuk bersama-sama melawan musuh yang tangguh.

Komik jenis ini pertama kali dibuat di Amerika dengan menampilkan tokohnya yang terkenal Flash Gordon (1930-an), karya Alexan­der Raymond. Setelah keberhasilan dari komik itu lalu disusul dengan komik sejenis yang menampilkan tokoh pahlawan yang kuat tangguh dan mampu mengalahkan musuh sekuat apapun.

Baca Juga:

  1. Film Pertama Masuk Jakarta
  2. Film Porno di Jakarta 1970-an
  3. Bacaan Porno 1950 sampai 1970-an

Komik jenis ini menggunakan latar masa depan. Di Indonesia pernah muncul komik semacam itu dalam dua dekade berbeda yang masing-masing menampilan tokoh pahlawannya. Pada dekade pertama 1950-an muncul tokoh Roxar, Putri Bintang dan Garuda Putih (John Lo, 1955–1957) serta Sri Asih dan Siti Gahara (R.A. Kosasih, 1953–1955).

Bersamaan dengan itu muncul Kapten Kilat (L. Hsiang, 1955) dan Kapten Komet (Kok Ong, 1955). Setelah itu muncul berba­gai tokoh lain yang dikarang oleh komikus Medan, di antaranya Djohan Taruna (Bahzar, 1962) dan Petualangan Kapten Yani (Taguan Hardjo, 1962).

Artikel dikutip dari buku Zeffry Alkatiri, Pasar Gambir, Es Shanghai, dan Komik Cina, hlm. 84-86

Pada dekade 1970-an, komik Indonesia juga diwarnai oleh komik jenis ini. Muncul tokoh-tokoh kepahlawanan, seperti serial Gundala Putra Petir karya Hasmi, serial Godam karya Wid. NS, serial Labah-Labah Merah, karya Kus Br, serial Kapten Nusantara karya Koest. D, Satria Nusantara karya Mater, Kapten Mar, karya Mar, serial Gina dan Santini karya Gerdi. WK, Serial Spider Man yang dibuat oleh Djoni Andrean dan Kapten Halilintar karya Jan Mintaraga.

Selain menggunakan latar masa depan, komik jenis tersebut kadang-kadang menggunakan latar zaman antah berantah dan menampilkan rekayasa dari kebudayaan dan teknologi tinggi. Setelah keberhasilan Gundala dan Godam, maka pada 1970-an komik di Indonesia diramai­kan dengan komik jenis super hero  itu.

Komik jenis ini yang dibuat oleh sekitar 15 komikus menampilkan berbagai tokoh idola pahlawan­nya. Sering terjadi, tokoh-tokoh itu dikumpulkan dalam satu buku untuk bersama-sama melawan musuh yang tangguh. Seperti misalnya dalam Brutal karya Kus Br, Perang karya Nono. GM serta 1000 Pendekar karya Hasmi.


Dikutip dengan seizin penerbit Masup Jakarta dari buku Zeffry Alkatiri, Pasar Gambir, Es Shanghai, dan Komik Cina, hlm. 84-86. Bukunya tersedia di TokopediaBukaLapakShopee  atau kontak langsung ke WA 081385430505