Asal-Usul Nama Manggarai

0
5651
Stasiun manggarai pada tahun 1920

Selain sebuah kompleks perumahan yang tertata cukup rapi, berbeda dengan perumahan di sekitarnya yang tampak dibangun tanpa perencanaan yang cermat di Manggarai, maka peninggalan utama lainnya Belanda di kawasan Manggarai adalah bengkel dan stasiun kereta api. Namanya Stasiun Manggarai.

Ini stasiun yang sangat terkenal. Melambungkan nama Manggarai sebelum akhirnya Manggarai diidentifikasi dengan banir karena ada pintu air dan sebagai kawasan kekerasan sebab tawuran yang sering terjadi.

Baca Juga:

  1. Petuju atau Petojo?
  2. Dari Mana Nama Senayan?
  3. Kebayoran atau Kebayuran?

Tetapi, dari manakah sesungguhnya nama Manggari itu dan bagaimana sejarahnya? Sebelumnya baik diketahui dulu kawasan Manggarai dewasa ini terbagi menjadi dua kelurahan, Kelurahan Manggarai Selatan dan Kelurahan Manggarai Utara, wilayah Kecamatan Tebet, Kotamadya Jakarta Selatan.

Nama kawasan itu kemungkinan diberikan oleh kelompok penghuni awal, yaitu orang-orang Flores Barat. Mereka menamai tempat permukimannya yang baru, Manggarai, sesuai dengan nama tempat asal mereka di Flores Barat. Hal ini bertujuan sebagai pengikat kenangan pada kampung halaman yang mereka tinggalkan.

Artikel dikutip dari buku Rachmat Ruchiat, Asal Usul Nama Tempat Di Jakarta, hlm. 80.

Menarik untuk dikemukakan bahwa sebelum pecah Perang Dunia II di Manggarai berkembang sebuah tarian yang disebut lenggo, diiringi orkes yang antara lain terdiri atas tiga buah rebana biang.

Jaap Kunst, seorang ahli etnomusikologi dalam bukunya yang sohor menyajikan gambar tarian tersebut. Kini tari tersebut—namanya berubah menjadi tari belenggo—menjadi salahsatu tari tradisi Betawi dan tersebar di beberapa tempat.

Menurut keterangan H. Abdurahman, mantan Kepala Jawatan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, di Bima terdapat pula tari jenis itu, namanya pun sama, yakni tari lenggo. Tidak mustahil kalau tari belenggo Betawi merupakan perkembangan dari tari lenggo Bima. Tarian ini dibawa oleh orang-orang Flores Barat yang menjadi penghuni awal kawasan Manggarai.


Dikutip dengan seizin penerbit Masup Jakarta dari buku Rachmat Ruchiat, Asal Usul Nama Tempat Di Jakarta, hlm. 80. Bukunya tersedia di TokopediaBukaLapakShopee  atau kontak langsung ke WA 081385430505

LEAVE A REPLY