Kamis, September 24, 2020

Haji Darip Panglima Perang dari Klender

Darip adalah sosok fenomenal dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Pemimpin front perjuangan daerah timur ini dikenal berdedikasi tinggi, pantang menyerah, dan tanpa tedeng...

Kyai Mursalin Ulama Jawara Kepulauan Seribu

Adalah Kyai Mursalin bin Nailin. Orang Pulo—sebutan untuk masyarakat di Kepulauan Seribu—memanggilnya Nek Aing. Kyai Mursalin dikenal sebagai ulama sekaligus jawara di Kepulauan Seribu,...

Kapitein Joncker Sanweru Van Manipa

Kapitein Joncker, prajurit perang dan putera Sangaji (pejabat Kesultanan Ternate) dari Tumalehu, Manipa di Maluku Tengah ini pernah menggemparkan Nusantara, Seorang Kettingganger (orang rantai...

Chairil Anwar dan Jakarta

Sebulan setelah Chairil Anwar meninggal pada 28 April 1949, di dalam majalah Siasat menulislah Kismet alias Sujati S.A. dengan nada sendu. Karangannya bertitel “Cerita...

Onghokham Sejarawan Hedonis Jakarta

Di rumahnya yang didesain secara eksentrik dan dilengkapi dengan perabotan petani Jawa, Cina Peranakan, dan Indisch itu pula Ong mulai dikenal sebagai kolektor benda-benda...

Sitor Situmorang di Pasar Senen

Senen adalah pasar dan pasar dalam tradisi batak yang disebut onan merupakan pusat peristiwa-peristiwa penting. Sebab itu onan menjadi ruang kerakyatan dan tempat elite...

Kluyuran Jakarta Bareng Bung Hatta

Bung Hatta doyan kluyuran sambil menikmati jajanan kaki lima Jakarta. Sejak tiba di Jakarta pada 1919, ia rutin saben Sabtu sore sampai malam menikmati...

Pram dan Asal-Usul Neofeodalisme di Jakarta

Inilah pertama kalinya Pramoedya menggambarkan priyayi sebagai warga berengsek di masyarakat. Selanjutnya, dengan melakukan hal itu dia mengedepankan kenyataan bahwa gaya hidup priyayi hanya...

Si Biang Kerok Benyamin S

Benyamin memang bukan sekadar nama, dia adalah sebuah pengertian. Sosok yang merupakan representasi dari tradisi-kebudayaan orang Betawi. Dia dijuluki biang kerok dan kata itu bercerita...
Sukarno, Fatmawati dan kelima anaknya

Sukarno Suka Banyak Anak, Tak Suka KB

Bung Karno kurang mendukung program KB. Ia ingin Indonesia berpenduduk besar karena luas tanahnya. Tetapi, pada 1957, sahabat-sahabatnya justru membentuk Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia...

POPULER ARTIKEL

Bacaan Porno 1950 sampai 1970-an

Ada yang kenal Valentino atau Enni Arrow? Kalau ada pasti itu dari generasi zaman 1970-an. Ada yang kenal Chin Ping Mei atau Les Hitam?...

Bung Hatta di Hari-hari Terakhir Bung Karno

Hingga Sukarno menjelang wafat, Hatta tetap menjadi sahabat setia. Semua kebencian dan kecewaan semasa bersamanya menjadi bumbu kehidupan, tinggalan harta yang begitu berharga bagi...

Batavia dan Luka Arung Pallaka

Akhir tahun 1660, Arung Pallaka meninggalkan Sulawesi bersama pengikutnya menuju Batavia dengan bantuan VOC, namun dalam hatinya terpatri sumpah tidak akan berhenti mencari cara...
id elit. eleifend sit nunc Sed Lorem