Dari Mana Nama Matraman?

0
4239
Pasukan Mataram (Haks, Leo dan Guus Maris. 1995. Lexicon of Foreign Artists who Visualized Indonesia [1600–1950]. Singapura: Archipelago Press)

Dalam buku Kebudayaan Indis dinyatakan bahwa Di Jakarta Matraman merupakan tempat tinggal Tuan Matterman”. Apakah benar?

Matraman kini menjadi nama sebuah kecamatan, yaitu Kecamatan Matraman, Kotamadya Jakarta Timur.

Mengenai asal-usul namanya, sampai sekarang belum diperoleh keterangan yang cukup memuaskan. Pada umumnya diperkirakan kawasan itu dulu dijadikan daerah pertahanan oleh pasukan Mataram dalam rangka penyerangan kota Batavia melalui darat.

Tidak mustahil kalau di kawasan itu dibangun kubu-kubu pasukan Mataram, termasuk pasukan-pasukan dari Sumedang dan Ukur (Bandung). Pada waktu Mataram menyerang Batavia, Ukur serta Sumedang merupakan bagian dari Kesultanan Mataram dan memang diberitakan ikut berpartisipasi.

Baca Juga:

  1. Dulu Mayoran Sekarang Kemayoran
  2. Kebayoran atau Kebayuran
  3. Jatinegara atau Mester

Prof. Dr. Djoko Soekiman dalam disertasinya yang kemudian diterbitkan dengan judul Kebudayaan Indis menyatakan bahwa Di Jakarta Matraman merupakan tempat tinggal Tuan Mattermantanpa keterangan lebih lanjut mengenai sumbernya.

Dugaan lainnya, nama tersebut adalah warisan pengikut Pangeran Diponegoro sebagaimana ditulis oleh Mohammad Sulhi dalam Majalah Intisari Juni 2002 dengan judul ”Betawi yang Tercecer di Jalan”. Dugaan ini mungkin meleset karena jauh sebelum Perang Diponegoro, pada 1789 Matraman sudah disebut-sebut sebagai milik tuan tanah David Johannes Smith.

Artikel dikutip dari buku Rachmat Ruchiat, Asal Usul Nama Tempat Di Jakarta dan Buku Kebudayaan Indies

Menurut F. de Haan, kawasan itu diberikan kepada orang-orang Jawa dari Mataram setelah Mataram berada di bawah pengaruh Kompeni dan menyusul ditandatanganinya perjanjian antara Mataram dan VOC tertanggal 28 Februari 1677.

Mungkin orang-orang Mataram yang ditempatkan di kawasan itu adalah mereka yang pada pertengahan abad ke-17 diberitakan berada di sekitar Muara Beres sampai di kawasan Kerawang. Di antara mereka ada yang mempunyai keahlian sebagai pengrajin barang-barang dari perunggu, atau gangsa, lalu mereka membuka usaha di tempat yang kini dikenal dengan nama Pegangsaan.  


Dikutip dengan seizin penerbit Masup Jakarta dari buku Rachmat Ruchiat, Asal Usul Nama Tempat Di Jakarta, hlm. 83-85. Bukunya tersedia di TokopediaBukaLapakShopee  atau kontak langsung ke WA 081385430505